SoeHok Gie (17 Desember 1942 - 16 Desember 1969) adalah seorang aktivis keturunan Tionghoa-Indonesia yang menentang kediktatoran berturut-turut dari Presiden Soekarno dan Soeharto. Ia adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962-1969. Gie merupakan anak ke empat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet. . Ayah Gie, Soe Lie Pit adalah seorang nov puisiRangga dan Cinta; Ringkasan Cerita Ada Apa Dengan Cinta ( AADC ) Sinopsis Film "GIE" puisi-puisi Soe Hok Gie; Resensi Novel Ayat-Ayat Cinta; RESENSI NOVEL ANGKATAN 20-AN : AZAB DAN SENGSARA; Resensi Buku The Mark Of Athena; 7 penulis novel muda indonesia; Novel Dan Buku Best Seller Gramedia Juni 201; Biografi Ahmad Fuadi; BIOGRAFI PENULIS GunungPangrango yang berkertinggian 3.019 Mdpl di Jawa Barat adalah sebuah gunung yang menjadi bagian dari perjalanan hidup dari Soe Hok Gie. Karena terpesonanya dengan Gunung Pangrango, sebaris puisi pun tercipta yang terbait dengan kata - kata penuh cinta pada Pangrango. Gunung Pangrango yang merupakan satu rangkaian dengan Gunung Gede memiliki beberapa jalur pendakian. Jalur - jalurnya adalah Puisipuisi Soe Hok Gie MANDALAWANGI PANGRANGO. Sendja ini, ketika matahari turun kedalam djurang-djurangmu. Aku datang kembali. Kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu. Walaupun setiap orang berbitjara tentang manfaat dan guna. Aku bitjara padamu tentang tjinta dan keindahan. TrekkingLembah Mandalawangi Nagreg: Menyeberangi Jembatan Citiis. Akhir Penjelajahan, Stasiun Nagreg. Bagi kamu penggiat sastra atau mungkin sering dengar puisi karya Soe Hok Gie pasti udah familiar sama yang namanya Lembah Mandalawagi. Puisi itu juga ada di bagian akhir film Gie (2005) tepatnya ketika Soe Hok Gie yang diperankan oleh Nicholas AlmarhumRudy Badil pernah bercerita. Suatu hari Soe Hok Gie mengajak seorang adik kelas yang dia pacari untuk berkemah di Mandalawangi (sebuah lembah di bawah puncak Gunung Pangrango) bersama kawan-kawan Soe lain-nya. Sebagai sahabat, Rudy tentu saja gembira. ykvso. Sebuah puisi tentang Lembah Kasih, Lembah Mandalawangi Soe Hok Gie duduk di altar bersama teman-temannya Puncak Gunung Pangrango. sumber ini, ketika matahari turunKe dalam jurang-jurangmuAku datang kembaliKe dalam ribaanmu, dalam sepimuDan dalam dinginmuWalaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan gunaAku bicara padamu tentang cinta dan keindahanDan aku terima kau dalam keberadaanmuSeperti kau terima dakuAku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepiSungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiadaHutanmu adalah misteri segalaCintamu dan cintaku adalah kebisuan semestaMalam itu ketika dingin dan kebisuanMenyelimuti MandalawangiKau datang kembaliDan bicara padaku tentang kehampaan semua“hidup adalah soal keberanian,Menghadapi yang tanda tanyaTanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawarTerimalah, dan hadapilah”Dan antara ransel-ransel kosongDan api unggun yang membaraAku terima itu semuaMelampaui batas-batas hutanmuAku cinta padamu PangrangoKarena aku cinta pada keberanian hidupDjakarta 19-7-1966Soe Hok GieYang perlu anda ketahui juga Sukabumi Murals Movement, Membuat Kota Sukabumi Lebih BerwarnaKomunitas Parkour Sukabumi - "Come Flow With Me"Ini Dia Photo-Photo Keindahan Selabintana SukabumiIni Dia Tempat-Tempat Yang Sering Dijadikan Tempat Orasi Di Kota SukabumiTaman Kota Lapang Merdeka SukabumiHastag Terkait Email redaksi sukabumikode

puisi soe hok gie mandalawangi